Cek Busi Itu Penting Sebelum Terlambat

Sekilasautomotive, Cek Busi Itu Penting,Sebelum Terlambat!!-Kode yang tertulis pada busi menunjukkan spesifikasi busi, mulai dari rentang suhu busi, ukuran sumbu hingga elemen resistansi di dalamnya. Misalnya NGK C6HSA dan NGK C7HSA, di mana 6 dan 7 mengacu pada kisaran suhu busi. Semakin tinggi angkanya, semakin dingin pengapian dan semakin mudah konduksi panas. Sebaliknya, semakin rendah angkanya, semakin panas busi yang berarti semakin sulit menghantarkan panas dari ruang bakar ke udara luar atau logam yang bersentuhan langsung dengan busi. Istilah-istilah ini lebih umum dikenal sebagai lilin panas dan lilin dingin, mau tahu interpretasinya? Bagaimana pengaruhnya terhadap mesin? Lihat di bawah ini!

 

Cek Busi Itu Penting,Sebelum Terlambat 1
Cek Busi Itu Penting,Sebelum Terlambat!!

Pembuangan panas pada busi berkaitan dengan konstruksi busi terutama pada isolator yang menutupi elektroda busi. Panas yang diterima anoda busi akibat pembakaran menyebar di sepanjang bagian busi seperti terlihat pada foto sob. Tingkat di mana lilin menghilangkan panas yang diterimanya disebut nilai kisaran panas.
Busi dengan penyebaran panas yang besar disebut busi suhu tinggi atau busi dingin dan sebaliknya. Sebaran panas yang kecil disebut busi rentang temperatur rendah atau disebut busi tipe panas. Kisaran suhu kedua model lilin sangat ditentukan oleh suhu gas di ruang bakar dan desain struktural.

Cek Busi – Struktur Mempengaruhi Kisaran Suhu Penyala

 

Cek Busi Itu Penting,Sebelum Terlambat 2
Cek Busi Itu Penting,Sebelum Terlambat!!

Kisaran suhu busi sangat dipengaruhi oleh desain isolator busi. Lilin panas memiliki batang penyekat yang panjang dan bersentuhan langsung dengan nyala api. Selain itu, kapasitas kantong gas (gas pocket) yang tinggi membuat konduksi panas dari bagian bawah isolator ke rumah busi (bagian logam dengan ulir) lebih lama dan pembuangan panas rendah sehingga suhu elektroda pusat naik dengan mudah.

Baca juga : Mudik Lebih Nyaman Dengan Skutik Paling Rekomendasi

Sementara itu, busi “bersuhu tinggi” memiliki kaki insulasi yang pendek dan permukaannya terkena kontak langsung dengan nyala api pembakaran, dan kapasitas sel gas (kantong gas) lebih kecil sehingga jalur pelepasan panas dari insulasi kaki lebih kecil. Untuk lilin, sumbu lebih pendek dan panas menyebar lebih cepat, sehingga suhu elektroda pusat tidak mudah naik.

Dampak Ada Mesin

 

Cek Busi Itu Penting,Sebelum Terlambat 3
Cek Busi Itu Penting,Sebelum Terlambat!!

Lilin panas memiliki ciri sulit melepaskan panas dan panas dengan mudah dibandingkan dengan lilin biasa. Sehingga kurang cocok bila bekerja pada temperatur ruang bakar yang tinggi, sehingga lebih cocok digunakan untuk mesin yang masih standar. Tentu saja, ini karena mesin normal menghasilkan panas yang relatif rendah. Jadi jika Anda menggunakan busi dingin tetapi mesin masih ada stok akan sulit untuk menghidupkan mesin!
Lain lagi dengan lilin yang mudah mengeluarkan panas dan mudah dingin. Busi jenis ini tidak ideal jika beroperasi pada suhu ruang bakar yang lebih rendah, sehingga lebih cocok untuk mesin yang diupgrade. Mesin dengan tenaga berlebih yang menggunakan busi panas akan membuat mesin lebih cepat panas atau terlalu panas dan menyebabkan kinerja turun.

Sumber : belipart

Leave a Comment